Sasaran dari intensifikasi
persenjataan. Pergolakan, perpecahan, dan permusuhan di seluruh dunia.
Pengawasan ketat terhadap oposisi Goyim dengan peperangan dan perang
universal. Kerahasiaan berarti keberhasilan dalam politik. Pers dan
opini publik. Senjata-senjata Amerika, Cina, dan Jepang.
Intensifikasi persenjataan, peningkatan
kekuatan-kekuatan polisi - semua itu sangat diperlukan untuk
menyelesaikan semua rencana yang telah diuraikan sebelumnya. Apa yang
kita harus dapatkan adalah bahwa di seluruh Negara-Negara di dunia, di
samping Negara kita sendiri, hanya ada massa proletariat dan segelintir
jutawan polisi-polisi, dan serdadu-serdadu yang mengabdi pada
kepentingan-kepentingan kita saja.
Di seluruh Eropa, melalui
hubungan-hubungan dengan Eropa , termasuk benua-benua lain, harus kita
ciptakan pergolakan-pergolakan, perpecahan-perpecahan, dan
permusuhan-permusuhan. Dengan cara ini kita dapatkan keuntungan ganda.
Pertama, kita lakukan pengawasan ketat terhadap semua negara, karena
mereka tahu pasti bahwa kita ini mempunyai kekuatan yang kapan saja
dapat kita gunakan untuk menciptakan kekacauan atau pemulihan
ketertiban. Semua negara terbiasa melihat bahwa di dalam diri kita
terdapat sebuah kekuatan pemaksa yang amat diperlukan. Kedua, dengan
kemampuan intrik-intrik kita, akan kita lilitkan semua benang yang telah
kita bentang di dalam kabinet-kabinet semua Negara melalui jalur
politik, melalui kesepakatan-kesepakatan, atau kewajiban untuk
mengembalikan pinjaman-pinjaman. Agar bisa berhasil, kita harus
menggunakan kelicikan besar dan penetrasi ketika negosiasi-negosiasi dan
perjanjian-perjanjian kesepakatan itu sedang berlangsung, tapi untuk
menghormati apa yang dinamakan "bahasa resmi", kita akan tetap
memelihara taktik-taktik sebaliknya dengan menggunakan topeng kejujuran
dan kepatuhan. Dengan cara-cara ini rakyat-rakyat dan
pemerintah-pemerintah dari negara-negara Goyim - yang telah kita cekoki
pelajaran untuk melihat hanya sisi luarnya saja pada apapun yang kita
berikan untuk menarik perhatian mereka - masih akan terus memandang kita
sebagai dermawan-dermawan dan penyelamat-penyelamat ras manusia.
Kita harus berada pada posisi untuk
merespon tiap tindakan perlawanan perang dengan tetangga-tetangga dari
negara-negara yang berani menentang kita. Tetapi, bila tetangga-tetangga
ini terus juga berusaha mencoba-coba secara kolektif untuk melawan
kita, maka harus kita tawarkan kepada mereka itu perlawanan melalui
perang universal.
Faktor utama bagi keberhasilan dalam
politik adalah kerahasiaan dari tindakan-tindakannya: perkataan tidak
harus sesuai dengan perbuatan dari diplomat.
Kita harus memaksa pemerintah Goyim
untuk mengambil tindakan dalam arah yang sesuai dengan rencana tersusun
luas kita, yang telah mendekati pewujudan yang kita inginkan, dengan apa
yang akan kita gambarkan sebagai opini publik, yang secara rahasia kita
dorong melalui cara-cara yang disebut-sebut sebagai "Kekuatan Besar",
yakni Pers - dengan sedikit kekecualian yang bisa diabaikan, yang
seluruhnya telah berada di dalam genggaman kita.
Secara ringkas, untuk melukiskan bahwa
sistem pengawasan kita atas pemerintah-pemerintah Goyim di Eropa itu
selalu berada dalam pengawasan ketat, perlu kita tunjukkan kekuatan kita
kepada salah satu di antara mereka melalui cara-cara teror is. Dan
terhadap mereka semua, bila kita berikan peluang untuk munculnya
perlawanan umum terhadap kita, akan kita respon dengan senjata-senjata
Amerika atau Cina atau Jepang.
BACA JUGA TENTANG Protocol Of Zion:
http://ahmadthoriq-islam.blogspot.com/2014/03/part-23-protocol-of-zion_20.html
http://ahmadthoriq-islam.blogspot.com/2014/03/part-23-protocol-of-zion.html
http://ahmadthoriq-islam.blogspot.com/2014/03/part-22-protocol-of-zion.html
http://ahmadthoriq-islam.blogspot.com/2014/03/part-21-protocol-of-zion.html
http://ahmadthoriq-islam.blogspot.com/2014/03/part-20-protocol-of-zion.html
http://ahmadthoriq-islam.blogspot.com/2014/03/part-19-protocol-of-zion.html
http://ahmadthoriq-islam.blogspot.com/2014/03/part-18-protocol-of-zion.html
http://ahmadthoriq-islam.blogspot.com/2014/03/part-17-protocol-of-zion.html
http://ahmadthoriq-islam.blogspot.com/2014/03/part-16-protocol-of-zion.html
http://ahmadthoriq-islam.blogspot.com/2014/03/part-15-protocol-of-zion.html
http://ahmadthoriq-islam.blogspot.com/2014/03/part-14-protocol-of-zion.html
http://ahmadthoriq-islam.blogspot.com/2014/03/part-13-protocol-of-zion.html
http://ahmadthoriq-islam.blogspot.com/2014/03/part-12-protocol-of-zion.html
http://ahmadthoriq-islam.blogspot.com/2014/03/part-11-protocol-of-zion.html
http://ahmadthoriq-islam.blogspot.com/2014/03/part-10-protocol-of-zion.html
http://ahmadthoriq-islam.blogspot.com/2014/03/part-9-protocol-of-zion.html
http://ahmadthoriq-islam.blogspot.com/2014/03/part-8-protocol-of-zion.html
http://ahmadthoriq-islam.blogspot.com/2014/03/part-7-protocol-of-zion.html
http://ahmadthoriq-islam.blogspot.com/2014/03/part-6-protocol-of-zion.html
http://ahmadthoriq-islam.blogspot.com/2014/03/part-5-protocol-of-zion.html
http://ahmadthoriq-islam.blogspot.com/2014/03/part-4-protocol-of-zion.html
http://ahmadthoriq-islam.blogspot.com/2014/03/part-3-protocol-of-zion.html
http://ahmadthoriq-islam.blogspot.com/2014/03/part-2-protocol-of-zion.html
http://ahmadthoriq-islam.blogspot.com/2014/03/the-protocols-of-learned-elders-of-zion.html
BACA JUGA TENTANG Protocol Of Zion:
http://ahmadthoriq-islam.blogspot.com/2014/03/part-23-protocol-of-zion_20.html
http://ahmadthoriq-islam.blogspot.com/2014/03/part-23-protocol-of-zion.html
http://ahmadthoriq-islam.blogspot.com/2014/03/part-22-protocol-of-zion.html
http://ahmadthoriq-islam.blogspot.com/2014/03/part-21-protocol-of-zion.html
http://ahmadthoriq-islam.blogspot.com/2014/03/part-20-protocol-of-zion.html
http://ahmadthoriq-islam.blogspot.com/2014/03/part-19-protocol-of-zion.html
http://ahmadthoriq-islam.blogspot.com/2014/03/part-18-protocol-of-zion.html
http://ahmadthoriq-islam.blogspot.com/2014/03/part-17-protocol-of-zion.html
http://ahmadthoriq-islam.blogspot.com/2014/03/part-16-protocol-of-zion.html
http://ahmadthoriq-islam.blogspot.com/2014/03/part-15-protocol-of-zion.html
http://ahmadthoriq-islam.blogspot.com/2014/03/part-14-protocol-of-zion.html
http://ahmadthoriq-islam.blogspot.com/2014/03/part-13-protocol-of-zion.html
http://ahmadthoriq-islam.blogspot.com/2014/03/part-12-protocol-of-zion.html
http://ahmadthoriq-islam.blogspot.com/2014/03/part-11-protocol-of-zion.html
http://ahmadthoriq-islam.blogspot.com/2014/03/part-10-protocol-of-zion.html
http://ahmadthoriq-islam.blogspot.com/2014/03/part-9-protocol-of-zion.html
http://ahmadthoriq-islam.blogspot.com/2014/03/part-8-protocol-of-zion.html
http://ahmadthoriq-islam.blogspot.com/2014/03/part-7-protocol-of-zion.html
http://ahmadthoriq-islam.blogspot.com/2014/03/part-6-protocol-of-zion.html
http://ahmadthoriq-islam.blogspot.com/2014/03/part-5-protocol-of-zion.html
http://ahmadthoriq-islam.blogspot.com/2014/03/part-4-protocol-of-zion.html
http://ahmadthoriq-islam.blogspot.com/2014/03/part-3-protocol-of-zion.html
http://ahmadthoriq-islam.blogspot.com/2014/03/part-2-protocol-of-zion.html
http://ahmadthoriq-islam.blogspot.com/2014/03/the-protocols-of-learned-elders-of-zion.html

0 komentar:
Posting Komentar