Penciptaan sebuah pemerintahan
sentralisasi yang intensif. Metoda-metoda mencengkeram kekuasaan oleh
Masonri. Sebab-sebab kemustahilan timbulnya kesepakatan di antara
Negara-Negara. Negara "takdir" Yahudi. Emas - motor dari mesin penggerak
Negara-Negara. Pentingnya kritisisme. Lembaga-lembaga "show". Kejemuan
terhadap putar-lidah. Bagaimana mencengkeram opini publik. Pentingnya
inisiatif pribadi. Super Pemerintah (Pemerintah Bangsa-Bangsa}.
Bentuk pemerintahan seperti apa yang
dapat diterapkan pada komunitas-komunitas di mana korupsi telah merasuk
ke mana-mana, yaitu komunitas-komunitas di mana orang-orang kaya
mendapatkan kekayaan mereka hanya dengan taktik-taktik cerdik kejutan
melalui trik-trik semi tipuan; di mana kendali-kendali hukum melonggar;
di mana moralitas dipertahankan dengan tindakan-tindakan hukuman dan
undang-undang yang keras, bukan dengan prinsip-prinsip penerimaan
ikhlas; di mana perasaan-perasaan kepada kepercayaan dan negara telah
hilang ditelan oleh keyakinan-keyakinan kepada kosmopolitan? Bentuk
aturan apa yang harus kita berikan kepada komunitas-komunitas semacam
ini kalau bukan kepada bentuk aturan despotisme yang akan saya jelaskan
kepada anda nanti? Akan kita ciptakan sebuah bentuk pemerintahan
terpusat yang intensif untuk mencengkeram kuat semua kekuasaan dari
komunitas itu di dalam tangan-tangan kita. Akan kita regulasikan secara
mekanis semua tindak kehidupan politik dari rakyat-rakyat taklukan kita
dengan undang-undang baru. Undang-undang ini akan menarik satu demi satu
semua kesenangan dan kebebasan yang telah diizinkan oleh goyim, dan
kerajaan kita ini akan dikenal dengan despotisme dengan
proporsi-proporsi yang sangat besar pada tiap saat dan tiap tempat
dengan posisi untuk melenyapkan setiap goyim yang menentang kita dengan
perbuatan dan perkataan mereka.
Kita akan disanggah tentang despotisme
seperti yang saya katakan di atas karena tidak sejalan dengan kemajuan
masa kini, namun akan saya jelaskan kepada anda nanti.
Dahulu rakyat-rakyat melihat bahwa
raja-raja, yang duduk-duduk dengan senangnya di atas tahta-tahta mereka
itu dikatakan sebagai manifestasi murni dari kehendak Tuhan, sehingga
mereka tunduk-patuh pada kekuasaan despotis dari raja-raja tanpa
keluh-kesah. Akan tetapi mulai dari saat ketika kita susupkan ke dalam
otak-otak mereka tentang konsepsi hak-hak pribadi mereka, mereka mulai
melihat bahwa para penghuni singgasana-singgasana itu adalah
makhluk-makhluk hidup biasa saja yang sama dengan mereka. Pemberian
minyak sakral Lord's Annointed telah jatuh dari kepala raja-raja di
hadapan rakyat, dan ketika kita juga telah merampas kepercayaan mereka
terhadap Tuhan, dan kekuasaan mereka pun segera melayang ke jalan-jalan
jatuh di tempat milik publik dan dirampas oleh kita.
Di samping itu, seni untuk mengarahkan
massa dan individu-individu melalui manipulasi teori dengan cerdik dan
obral kata, dengan regulasi-regulasi kehidupan umum dan segala macam
trik-trik lain, yang semuanya itu tidak dipahami oleh goyim, adalah juga
merupakan keahlian dari para spesialis otak administrasi kita.
Dibesarkan pada analisa, observasi dan kehalusan-kehalusan kalkulasi
yang tepat, membuat kita di dalam keterampilan ini tidak tersaingan
dalam pembuatan rencana-rencana untuk aksi-aksi politik dan solidaritas.
Dalam bidang ini orang-orang Yesuit sendirian bisa sebanding dengan
kita, tetapi kita telah merencanakan untuk mendiskreditkan mereka
sebagai sebuah organisasi terbuka di hadapan mob yang membabi buta,
sementara diri kita sendiri selalu menjaga organisasi kita tetap rahasia
di bawah naungan. Akan tetapi, mungkin sama saja di dunia ini, siapa
pun penguasanya, apakah Kepala Katolikisme ataukah Despot kita dari
darah Zion! Tapi bagi kita, sebagai Orang-Orang Pilihan Tuhan (the
Chosen People), hal ini bukan masalah penting.
Untuk sementara kita mungkin berhasil
berurusan dengan sebuah koalisi goyim di seluruh dunia, yang terhadap
bahaya ini kita telah terlindungi karena adanya perpecahan yang ada
dalam kalangan mereka yang akar-akarnya begitu dalam tertanam yang
hingga sekarang ini mereka belum mampu juga mencabutnya. Telah kita buat
goyim itu satu sama lain saling bertentangan secara pribadi maupun
nasional, yang disebabkan oleh kecemburuan agama dan ras, yang telah
kita pupuk menjadi besar selama kurun waktu 20 abad. Itulah sebabnya
mengapa tidak ada satu Negara pun dan di mana pun di dunia ini yang bisa
menerima bantuan bila Negara itu coba-coba mengangkat senjata, karena
semua Negara harus menyadari bahwa setiap kesepakatan yang menentang
kita tidak akan menguntungkan bagi Negara itu sendiri. Kita terlalu kuat
- tidak ada yang bisa mengatasi kekuatan kita. Bangsa-bangsa di seluruh
dunia tidak akan bisa mencapai sebuah kesepakatan yang berarti tanpa
adanya campur tangan kita secara rahasia.
Per Me reges regnant. "Melalui sayalah
Raja-Raja itu memerintah." Dan ini disabdakan oleh nabi-nabi bahwa kita
adalah yang Orang-Orang Pilihan Tuhan Sendiri untuk memerintah seluruh
dunia. Tuhan telah menganugerahi kita kecerdasan yang setara dengan
tugas kita. Apakah kecerdasan itu juga ada di pihak lain, ia masih harus
bertarung melawan kita, tapi meski demikian, seorang pendatang baru itu
tidak akan sebanding dengan penghuni yang telah lama menetap: akan
terjadi pertarungan tiada ampun di antara kita, suatu pertarungan yang
belum pernah terjadi di dunia ini. Ya, dan si cerdas pada pihak lain
akan datang terlalu terlambat. Seluruh roda dari mesin seluruh dunia
bergerak dengan kekuatan motor, yang telah ada dalam genggaman kita, dan
motor mesin dari Negara-Negara itu adalah emas. Ilmu pengetahuan
tentang ekonomi politik ditemukan oleh para pini sepuh terpelajar kita
jauh sebelumnya, yang memberikan prestise tinggi kepada modal.
Modal, apabila harus bekerjasama tanpa
rintangan, kita harus bebas menetapkan monopoli industri dan
perdagangan. Hal ini telah dijalankan oleh sebuah tangan di balik tabir
di seluruh penjuru dunia. Kebebasan ini akan memberikan kekuatan politik
kepada mereka yang terlibat dalam industri, dan ini akan membantu
menekan rakyat. Sekarang ini adalah lebih penting untuk tidak
mempersenjatai rakyat-rakyat daripada membawa mereka ke dalam
peperangan. Yang lebih penting lagi, demi kepentingan kita, adalah
menggunakan nafsu-nafsu yang telah menggelora daripada memadamkan
apinya. Yang lebih penting lagi adalah menangkap dan menerjemahkan
pemikiran-pemikiran orang-orang lain untuk disesuaikan dengan pemikiran
kita sendiri daripada memusnahkan pemikiranpemikiran mereka. Obyek utama
dari direktorat kita disini meliputi: merendahkan pendapat publik
dengan kritisisme, membawa pendapat publik itu menjauhi
refleksi-refleksi serius yang diperkirakan akan menimbulkan resistensi,
mengalihkan kekuatan-kekuatan pemikiran itu ke arah pergulatan pura-pura
dalam kefasihan berbicara yang hampa.
Sepanjang zaman rakyat-rakyat di dunia,
seperti halnya individu-individu, telah sepakat bahwa ucapan itu harus
sesuai dengan perbuatan, dan karena mereka itu lebih suka pada
pertunjukan, tapi dalam arena publik mereka jarang berhenti sejenak
untuk mencatat, apakah janji-janji itu diikuti dengan
perbuatan-perbuatan atau tidak. Oleh karena itu kita akan menetapkan
lembaga-lembaga pertunjukan yang akan memberikan bukti-bukti yang
meyakinkan tentang keuntungan mereka dalam kemajuan.
Akan kita asumsikan bagi diri kita
sendiri fisiognomi (ilmu firasat) liberal dari semua pihak, dari semua
arah, dan akan kita perlihatkan bahwa fisiognomi pidato-pidato dari
orator-orator yang berbicara terlalu banyak akan menghabiskan kesabaran
para pendengar orasi-orasi mereka dan kemudian akan mendatangkan
kemuakan terhadap semua pidato-pidatoan.
Untuk menaruh opini publik itu ke tangan
kita, kita harus membawa opini itu ke keadaan yang membingungkan dengan
menyajikan ekspresi dari semua sisi, hingga menghasilkan begitu banyak
opini yang saling bertentangan, dan untuk jangka waktu yang cukup lama
akan cukup membuat goyim itu kehilangan akal mereka di dalam labirin,
dan pada akhirnya mereka melihat bahwa yang terbaik adalah dengan tidak
memberikan opini apa pun terhadap semua hal yang bernada politik, yang
tidak diberikan kepada publik untuk memahaminya, karena hal-hal itu
hanya bisa dimengerti oleh dia yang memimpin publik itu. Ini adalah
rahasia pertama.
Rahasia kedua yang diperlukan untuk
keberhasilan pemerintah kita ini mencakup hal-hal sebagai berikut:
menyebarluaskan perasaan-perasaan, kebiasaan-kebiasaan,
keinginan-keinginan, dan kondisi-kondisi kehidupan sipil nasional, yang
akan membuat mustahil bagi siapa pun di dalam kekacauan (chaos) ini
untuk mengetahui di mana ia itu sebenarnya berada, sehingga akibatnya
rakyat tidak berhasil berbuat ke arah saling mengerti satu sama lain.
Cara ini juga akan membantu kita dengan jalan lain, yakni dengan menabur
bibit-bibit perpecahan di semua pihak, mendislokasi semua
kekuatan-kekuatan kolektif yang masih tidak mau juga tunduk kepada kita,
dan melemahkan semangat mereka dalam melakukan inisiatif pribadi apa
pun yang sedikit-banyak mungkin bisa menghambat urusan-urusan kita.
Tidak ada yang lebih membahayakan kita selain daripada inisiatif
pribadi. Apabila pemerintah itu mempunyai seorang cerdas di belakangnya,
inisiatifnya bisa melakukan segala sesuatu yang lebih besar daripada
yang dapat dilakukan oleh jutaan orang yang di antara mereka telah kita
taburi benih-benih perpecahan. Kita harus mengarahkan pendidikan
komunitas-komunitas goyim, yang apabila pada suatu waktu mereka itu
sampai pada suatu perkara yang membutuhkan inisiatif, mereka akan angkat
tangan, karena sangat putus asa. Ketegangan yang diakibatkan oleh
kebebasan bertindak akan melemahkan kekuatan-kekuatan kolektif ketika
berhadap-hadapan dengan kebebasan lainnya. Dari perbenturan ini
muncullah kegoncangan moral yang buram, ketidakpuasan-ketidakpuasan, dan
kegagalan-kegagalan. Melalui semua cara ini akan kita buat goyim
menjadi sangat kelelahan, sehingga mereka secara alami akan terpaksa
meminta bantuan kekuatan internasional kita, yang dengan posisi itu
membuat kita tanpa kekerasan apa pun secara perlahan akan menyerapi
semua kekuatan Negara-Negara di dunia, dan terbentuklah sebuah Super
Pemerintah [Pemerintahan Bangsa-Bangsa]. Sebagai pengganti
penguasa-penguasa masa kini akan kita pasangi sebuah bogey (momok) yang
akan diberi nama the "Super Government Administration". Tangan-tangan
bogey itu akan menjangkau ke semua arah bagaikan capit-capit besar
kepiting, dan organisasinya akan berdimensi demikian kolosal, yang ia
tidak akan pernah gagal menundukkan semua bangsa-bangsa di dunia ini.
BACA JUGA TENTANG Protocol Of Zion:
http://ahmadthoriq-islam.blogspot.com/2014/03/part-23-protocol-of-zion_20.html
http://ahmadthoriq-islam.blogspot.com/2014/03/part-23-protocol-of-zion.html
http://ahmadthoriq-islam.blogspot.com/2014/03/part-22-protocol-of-zion.html
http://ahmadthoriq-islam.blogspot.com/2014/03/part-21-protocol-of-zion.html
http://ahmadthoriq-islam.blogspot.com/2014/03/part-20-protocol-of-zion.html
http://ahmadthoriq-islam.blogspot.com/2014/03/part-19-protocol-of-zion.html
http://ahmadthoriq-islam.blogspot.com/2014/03/part-18-protocol-of-zion.html
http://ahmadthoriq-islam.blogspot.com/2014/03/part-17-protocol-of-zion.html
http://ahmadthoriq-islam.blogspot.com/2014/03/part-16-protocol-of-zion.html
http://ahmadthoriq-islam.blogspot.com/2014/03/part-15-protocol-of-zion.html
http://ahmadthoriq-islam.blogspot.com/2014/03/part-14-protocol-of-zion.html
http://ahmadthoriq-islam.blogspot.com/2014/03/part-13-protocol-of-zion.html
http://ahmadthoriq-islam.blogspot.com/2014/03/part-12-protocol-of-zion.html
http://ahmadthoriq-islam.blogspot.com/2014/03/part-11-protocol-of-zion.html
http://ahmadthoriq-islam.blogspot.com/2014/03/part-10-protocol-of-zion.html
http://ahmadthoriq-islam.blogspot.com/2014/03/part-9-protocol-of-zion.html
http://ahmadthoriq-islam.blogspot.com/2014/03/part-8-protocol-of-zion.html
http://ahmadthoriq-islam.blogspot.com/2014/03/part-7-protocol-of-zion.html
http://ahmadthoriq-islam.blogspot.com/2014/03/part-6-protocol-of-zion.html
http://ahmadthoriq-islam.blogspot.com/2014/03/part-5-protocol-of-zion.html
http://ahmadthoriq-islam.blogspot.com/2014/03/part-4-protocol-of-zion.html
http://ahmadthoriq-islam.blogspot.com/2014/03/part-3-protocol-of-zion.html
http://ahmadthoriq-islam.blogspot.com/2014/03/part-2-protocol-of-zion.html
http://ahmadthoriq-islam.blogspot.com/2014/03/the-protocols-of-learned-elders-of-zion.html
BACA JUGA TENTANG Protocol Of Zion:
http://ahmadthoriq-islam.blogspot.com/2014/03/part-23-protocol-of-zion_20.html
http://ahmadthoriq-islam.blogspot.com/2014/03/part-23-protocol-of-zion.html
http://ahmadthoriq-islam.blogspot.com/2014/03/part-22-protocol-of-zion.html
http://ahmadthoriq-islam.blogspot.com/2014/03/part-21-protocol-of-zion.html
http://ahmadthoriq-islam.blogspot.com/2014/03/part-20-protocol-of-zion.html
http://ahmadthoriq-islam.blogspot.com/2014/03/part-19-protocol-of-zion.html
http://ahmadthoriq-islam.blogspot.com/2014/03/part-18-protocol-of-zion.html
http://ahmadthoriq-islam.blogspot.com/2014/03/part-17-protocol-of-zion.html
http://ahmadthoriq-islam.blogspot.com/2014/03/part-16-protocol-of-zion.html
http://ahmadthoriq-islam.blogspot.com/2014/03/part-15-protocol-of-zion.html
http://ahmadthoriq-islam.blogspot.com/2014/03/part-14-protocol-of-zion.html
http://ahmadthoriq-islam.blogspot.com/2014/03/part-13-protocol-of-zion.html
http://ahmadthoriq-islam.blogspot.com/2014/03/part-12-protocol-of-zion.html
http://ahmadthoriq-islam.blogspot.com/2014/03/part-11-protocol-of-zion.html
http://ahmadthoriq-islam.blogspot.com/2014/03/part-10-protocol-of-zion.html
http://ahmadthoriq-islam.blogspot.com/2014/03/part-9-protocol-of-zion.html
http://ahmadthoriq-islam.blogspot.com/2014/03/part-8-protocol-of-zion.html
http://ahmadthoriq-islam.blogspot.com/2014/03/part-7-protocol-of-zion.html
http://ahmadthoriq-islam.blogspot.com/2014/03/part-6-protocol-of-zion.html
http://ahmadthoriq-islam.blogspot.com/2014/03/part-5-protocol-of-zion.html
http://ahmadthoriq-islam.blogspot.com/2014/03/part-4-protocol-of-zion.html
http://ahmadthoriq-islam.blogspot.com/2014/03/part-3-protocol-of-zion.html
http://ahmadthoriq-islam.blogspot.com/2014/03/part-2-protocol-of-zion.html
http://ahmadthoriq-islam.blogspot.com/2014/03/the-protocols-of-learned-elders-of-zion.html

0 komentar:
Posting Komentar